alumni fh unair - ilustrasi berita Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa

Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa

Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair), Khofifah Indar Parawansa, mengajak Alumni FH Unair untuk memperluas jejaring dan membuka peluang magang bagi mahasiswa. Pernyataan ini ditekankan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kampus dan dunia kerja.

alumni fh unair - ilustrasi berita Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa

Menurut Khofifah, peran alumni sangat penting sebagai jembatan yang menghubungkan pengalaman akademik mahasiswa dengan kebutuhan profesional di lapangan. Ajakan tersebut menegaskan harapan agar senior dapat berkontribusi nyata dalam memfasilitasi pembelajaran berbasis pengalaman bagi generasi penerus.

Peran Alumni FH Unair sebagai jembatan antara kampus dan dunia kerja

Khofifah menilai alumni memiliki posisi strategis untuk membuka akses dan kesempatan bagi mahasiswa. Dengan pengalaman profesional dan jejaring yang dimiliki, alumni dapat menjadi penghubung yang membantu mahasiswa memahami tuntutan dunia kerja, baik melalui program magang maupun melalui pembinaan langsung.

Ia menyampaikan bahwa keterlibatan alumni tidak hanya bersifat simbolis, melainkan harus konkret dengan menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan kerja. Hal ini dianggap penting untuk menyiapkan lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan profesional.

Dorongan untuk membuka ruang magang dan pembinaan

Dalam seruannya, Khofifah mengajak para senior dan alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa, termasuk melalui mentoring dan coaching. Ia menekankan pentingnya dukungan praktis yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman langsung serta pemahaman tentang kultur dan mekanisme kerja di berbagai institusi.

Pembinaan yang disampaikan mencakup pendampingan karier, pembelajaran keterampilan profesional, serta panduan etika dan perilaku kerja yang seringkali hanya didapatkan melalui pengalaman lapangan. Dengan demikian, program magang menjadi wahana penting bagi mahasiswa untuk menerapkan teori yang diperoleh di kampus.

Bentuk dukungan yang diharapkan dari alumni

Khofifah mendorong agar alumni tidak hanya menyediakan tempat magang, tetapi juga memberi kesempatan mentoring yang terstruktur. Bentuk dukungan bisa berupa bimbingan intensif, sesi coaching, dan pemberian akses ke jaringan profesional yang lebih luas. Cara-cara tersebut diharapkan mampu memperkaya pengalaman belajar mahasiswa secara praktis.

Lebih jauh lagi, keterlibatan alumni diharapkan mampu membuka peluang kerja setelah masa magang selesai. Meski tidak semua magang berujung pada penempatan kerja, pengalaman dan rekomendasi dari alumni dapat menjadi nilai tambah yang signifikan bagi mahasiswa ketika memasuki pasar tenaga kerja.

Ajakan untuk memperluas jejaring dan kolaborasi

Khofifah juga mengimbau agar seluruh alumni aktif memperluas jejaring dan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pemerintahan, lembaga swasta, dan organisasi masyarakat. Jejaring yang kuat diyakini akan mempermudah akses bagi mahasiswa ke beragam kesempatan magang serta proyek yang relevan dengan pembelajaran mereka.

Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keterlibatan alumni adalah bagian dari tanggung jawab sosial yang dapat meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan kerja lulusan. Dengan memperkuat sinergi antara alumni dan kampus, diharapkan proses transisi mahasiswa menuju dunia profesional menjadi lebih mulus dan terarah.

Khofifah menutup ajakannya dengan menekankan pentingnya langkah kolektif antara alumni, fakultas, dan pihak lain yang berperan dalam ekosistem pendidikan. Upaya membuka ruang magang dan memberikan pembinaan tidak hanya menguntungkan mahasiswa, tetapi juga memperkuat reputasi institusi dan kualitas sumber daya manusia yang dihasilkan.