Ratusan warga tampak memadati Taman Kehati, Kota Mojokerto dalam kegiatan Jalan Sehat PWRI yang digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-64 Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Mojokerto. Kegiatan yang mengambil suasana santai namun penuh semangat itu menarik perhatian masyarakat dan memberi ruang bagi lansia untuk bergerak bersama.

Kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh 400 peserta tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT ke-64 PWRI di kota ini. Selain sebagai ajang berkumpul, acara juga dimaknai sebagai upaya mendorong lansia agar senantiasa menjaga kesehatan dan produktivitas di usia lanjut.
Jalan Sehat PWRI Padati Taman Kehati
Taman Kehati menjadi titik kumpul bagi para peserta sebelum memulai rute jalan sehat. Suasana hari itu dideskripsikan hangat dengan antusiasme peserta yang datang untuk mengikuti kegiatan bersama. Kehadiran ratusan peserta menunjukkan minat dan dukungan terhadap inisiatif yang menempatkan lansia di pusat perhatian komunitas.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung sederhana namun bermakna ini menekankan pentingnya aktivitas fisik ringan bagi lansia. Jalan sehat dipilih karena mudah diikuti oleh berbagai kalangan dan minim risiko, sehingga cocok sebagai kegiatan bersama untuk memperingati tonggak PWRI yang kini memasuki usia ke-64.
Ajakan Ning Ita untuk Lansia
Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah ajakan dari Ning Ita yang mengimbau para lansia untuk tetap aktif dan produktif. Ia menekankan bahwa usia bukan halangan untuk terus berkegiatan dan berkontribusi pada lingkungan sekitar, selama aktivitas itu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.
Ajakan seperti ini mendapat sambutan positif dari peserta yang hadir. Menjaga aktivitas fisik dan keterlibatan sosial merupakan salah satu pesan kunci yang diangkat dalam peringatan HUT kali ini, seiring dengan tujuan PWRI untuk memperkuat jaringan dan peran lansia dalam masyarakat.
Manfaat Aktivitas bagi Lansia
Kegiatan fisik ringan seperti jalan sehat membawa manfaat kesehatan fisik dan mental bagi lansia, termasuk meningkatkan sirkulasi, kebugaran otot, serta interaksi sosial yang dapat mengurangi rasa kesepian. Acara yang berlangsung bersama-sama juga memberi kesempatan bagi peserta untuk saling bertukar pengalaman dan mempererat ikatan komunitas.
Selain aspek kesehatan, keterlibatan aktif lansia dalam kegiatan komunitas juga berdampak pada rasa produktivitas dan keberdayaan. Peserta yang terlibat dalam komunitas atau kegiatan terorganisir cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik karena adanya dukungan sosial dan kesempatan berkontribusi.
Harapan untuk Kegiatan Selanjutnya
Penyelenggara dan para peserta berharap momentum peringatan HUT ke-64 PWRI ini dapat diteruskan dengan kegiatan serupa yang melibatkan lansia secara lebih luas. Jalan sehat menjadi contoh kegiatan sederhana namun efektif untuk menjaga kebugaran dan memperkuat solidaritas antaranggota komunitas usia lanjut.
Dengan adanya dorongan agar lansia tetap aktif dan produktif, diharapkan program-program yang mendukung kesehatan, keterampilan, dan partisipasi sosial bagi lansia semakin diperhatikan. Acara seperti ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menghargai peran lansia dalam keluarga dan komunitas lebih luas.
Secara keseluruhan, peringatan HUT ke-64 PWRI di Kota Mojokerto yang diwarnai dengan jalan sehat dan seruan untuk menjaga aktivitas lansia menjadi bukti nyata perhatian komunitas terhadap kesejahteraan warga lanjut usia. Semangat kebersamaan dan dorongan untuk tetap produktif menjadi pesan utama yang diharapkan terus hidup selepas acara berakhir.

